Sejak pertama kali meluncur pada 2017, Nintendo Switch langsung mencuri perhatian dunia.
Bukan karena spesifikasinya yang gahar, tapi karena konsep hybrid-nya yang benar-benar beda: bisa jadi konsol rumahan di TV, tapi dalam hitungan detik berubah jadi handheld yang bisa kamu bawa ke mana saja.
Namun, seiring perkembangan game yang makin berat secara teknis, keterbatasan hardware Switch jadi makin terasa – apalagi untuk game third-party yang awalnya dirancang untuk PC, PS4, PS5, atau Xbox. Di sinilah Steam Deck mulai bersinar.
Sebagai PC portabel, Steam Deck mungkin bukan monster spesifikasi, tapi untuk ukuran handheld ia jauh lebih fleksibel dan bertenaga dari Switch. Beberapa game bahkan:
- tampil lebih tajam,
- punya FPS lebih stabil,
- dan terasa lebih nyaman dimainkan di Steam Deck dibanding di Switch.
Nah, berikut adalah 7 game yang terbukti berjalan lebih baik di Steam Deck daripada di Nintendo Switch, lengkap dengan penjelasan kenapa bisa begitu.
1. The Wonderful 101 – Versi Remaster yang Akhirnya Bisa Bernafas Lega
The Wonderful 101 awalnya dirilis untuk Wii U dan dikenal sebagai salah satu game paling unik dari PlatinumGames.
Kamu mengendalikan sekumpulan pahlawan super yang bisa berubah bentuk menjadi berbagai senjata dan objek raksasa. Seru, kacau, dan penuh aksi.
Di Nintendo Switch
Versi remaster-nya hadir di Switch dengan niat baik, tapi masih membawa beberapa masalah lama:
- Sulit menjaga 60fps stabil
- Kadang terjadi penurunan FPS di momen penuh aksi
- Efek visual dan objek di layar yang banyak bikin hardware Switch kewalahan
Hasilnya, pengalaman bermain terasa kurang konsisten, apalagi untuk game aksi yang mengandalkan timing dan respon cepat.
Di Steam Deck
Begitu dibawa ke Steam (dan otomatis bisa dimainkan di Steam Deck), situasinya berubah:
- FPS jauh lebih stabil
- Visual bisa diatur sesuai kemampuan perangkat (resolusi, kualitas bayangan, efek, dll.)
- Gameplay terasa lebih halus dan responsif
Dengan kata lain, Steam Deck memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan visi asli PlatinumGames, tanpa kompromi besar di performa.
2. Monster Hunter Rise – “Monster Hunter World Mini” yang Lebih Mulus di Deck
Monster Hunter Rise awalnya memang dirancang untuk Switch, dan Capcom berhasil membuat game ini berjalan cukup baik di sana. 30fps di handheld mungkin sudah cukup buat banyak pemain.
Di Nintendo Switch
- 30fps cukup stabil
- Visual oke, tapi jelas dipangkas dibanding versi konsol/PC
- Beberapa efek dan detail lingkungan dikurangi agar performa aman
Untuk ukuran Switch, ini sudah bagus. Tapi untuk kamu yang sensitif terhadap FPS, 30fps bisa terasa kurang mulus.
Di Steam Deck
Karena versi PC hadir setahun kemudian, Rise dibekali:
- opsi 60fps bahkan lebih,
- resolusi lebih tinggi,
- tekstur lebih tajam,
- dan dukungan fitur grafis PC.
Steam Deck sebagai “mini PC” bisa memanfaatkan semua ini:
- Dengan setting menengah, kamu bisa main dengan FPS lebih tinggi dari Switch
- Animasi serangan, dodge, dan gerakan monster terasa jauh lebih smooth
- Cocok banget untuk game berbasis timing seperti Monster Hunter
Switch = solid.
Steam Deck = lebih mulus dan lebih enak buat grinding lama-lama.
3. Batman: Arkham Knight – Dari Port Berat ke Pengalaman Handheld yang Layak
Batman: Arkham Knight adalah game berat bahkan di era PS4 dan Xbox One. Kota Gotham yang penuh hujan, efek partikel, dan detail lingkungan membuat game ini cukup menantang untuk banyak perangkat.
Di Nintendo Switch
Versi Switch-nya berusaha keras membawa Gotham ke handheld, tapi:
- FPS sering naik-turun
- Resolusi diturunkan cukup jauh
- Banyak detail visual hilang
- Gambar terlihat burik dan blur di beberapa kondisi
Secara teknis, game ini bisa dimainkan… tapi jauh dari ideal, apalagi untuk game yang atmosfernya sangat bergantung pada visual.
Di Steam Deck
Di Steam Deck, Arkham Knight mungkin tetap butuh kompromi, tapi:
- Bisa disetel ke kualitas menengah dengan FPS yang lebih stabil
- Visual lebih tajam
- Jarak pandang lebih baik
- Pengalaman bertarung dan mengemudi Batmobile terasa lebih responsif
Dengan sedikit tweak setting, bermain Arkham Knight di Steam Deck terasa jauh lebih nyaman dibanding versi Switch.
4. Mortal Kombat 1 – Dari Port Meme ke Versi Handheld yang Masih Masuk Akal
Mortal Kombat 1 adalah salah satu game fighting dengan visual paling detail saat ini. Efek partikel, wajah karakter, animasi, dan gore-nya benar-benar next-gen.
Di Nintendo Switch
Keputusan membawa MK1 ke Switch terbukti sangat bermasalah:
- Model karakter sangat disimplifikasi
- Tekstur terlihat kasar dan “tidak layak generasi sekarang”
- FPS tidak stabil
- Loading bisa terasa lama
Versi Switch sempat jadi bahan meme di internet karena perbandingan visualnya dengan versi PS5/PC sangat jauh.
Di Steam Deck
Di Steam Deck, MK1 masih termasuk game berat, tapi:
- Visual masih mendekati versi konsol generasi baru (dengan setting menengah)
- FPS bisa disetel agar tetap nyaman di kisaran 40–60fps
- Animasi dan timing combo tetap terasa responsif
Buat kamu yang ingin main MK1 secara portable, Steam Deck adalah opsi handheld yang jauh lebih bisa diterima dibanding Switch.
5. Bloodstained: Ritual of the Night – Metroidvania Modern yang Jauh Lebih Sehat di Deck
Bloodstained: Ritual of the Night hadir sebagai penerus spiritual seri Castlevania, terutama karena digarap oleh Koji Igarashi, sosok penting di balik seri tersebut.
Di Nintendo Switch
Saat versi Switch dirilis, reaksi langsung cukup negatif:
- Input lag terasa mengganggu
- FPS tidak konsisten
- Tekstur dan visual tampak jauh lebih buruk dari versi lain
- Patch sudah dirilis, tapi masalah tidak bisa sepenuhnya hilang
Untuk game Metroidvania yang mengandalkan presisi gerakan dan serangan, ini jelas masalah besar.
Di Steam Deck
Karena memakai basis versi PC:
- Game berjalan mulus dan stabil
- Visual lebih bersih dan tajam
- Input terasa responsif
- Cocok untuk dimainkan lama-lama tanpa pusing lihat frame drop
Jika kamu ingin menikmati Bloodstained dalam bentuk terbaiknya secara portabel, Steam Deck jelas juara.
6. The Outer Worlds – Dari Port “Si Blur” di Switch ke Pengalaman FPS RPG yang Pantas
The Outer Worlds adalah FPS RPG penuh humor, dialog cerdas, dan dunia sci-fi yang berwarna. Sayangnya, port Switch-nya sempat jadi bahan olok-olok.
Di Nintendo Switch (versi awal)
- Resolusi sangat rendah hingga detail sulit dikenali
- FPS tidak stabil
- Beberapa area tampak seperti game generasi jauh lebih tua
Setelah beberapa update, performa memang membaik, tapi image buruk port awalnya sudah terlanjur melekat.
Di Steam Deck
Sebagai versi PC yang di-scale down:
- FPS lebih stabil
- Visual lebih jernih
- Tekstur dan pencahayaan lebih layak
- Kontrol terasa lebih enak untuk game tembak-tembakan
Untuk menikmati The Outer Worlds dengan nyaman tanpa harus duduk depan PC, Steam Deck adalah pilihan yang paling masuk akal dibanding Switch.
7. Shin Megami Tensei V – Sama-Sama Portable, Tapi FPS Berbicara
Shin Megami Tensei V awalnya eksklusif di Switch dan sudah terlihat ambisius, terutama dari sisi visual dan desain dunia.
Di Nintendo Switch
- FPS mentok di 30fps
- Di area tertentu bisa turun FPS
- Visual tetap impresif untuk ukuran Switch, tapi terasa berat
Ketika Shin Megami Tensei V: Vengeance dirilis di lebih banyak platform, termasuk PC, potensi sebenarnya game ini baru terasa.
Di Steam Deck
Dengan basis versi PC:
- Bisa berjalan di 60fps dengan lancar
- Bahkan bisa mencapai 90fps jika pengaturan visual diturunkan sedikit
- Animasi pertarungan dan eksplorasi terasa lebih mulus
- Pengalaman grinding dan eksplor dungeon jadi jauh lebih nyaman
Kalau kamu tipe pemain JRPG yang kuat grinding berjam-jam, versi Steam Deck benar-benar terasa seperti upgrade besar dari versi Switch.
Nintendo Switch tetap:
- revolusioner,
- punya banyak game eksklusif legendaris,
- dan menawarkan kenyamanan yang sulit ditandingi.
Namun untuk game third-party yang berat secara teknis, terutama yang awalnya dirancang untuk konsol/PC modern, Steam Deck memang lebih unggul di sisi performa:
- FPS lebih stabil
- Visual lebih bersih
- Pengaturan grafis lebih fleksibel
- Pengalaman bermain lebih konsisten
Bukan berarti Switch jelek, tapi untuk game-game di daftar ini, Steam Deck jelas memberikan pengalaman yang lebih halus, tajam, dan menyenangkan.
Dari 7 game di atas, mana yang paling pengin kamu coba di Steam Deck?

